Rasionalisasi Asuhan Kebidanan Pada Masa Kehamilan (ANC-Antenatal Care)

Asuhan Kehamilan Pada Kunjungan Awal

 

Tujuan Kunjungan

  1. Menentukan tingkat kesehatan ibu dengan melakukan pengkajian riwayat lengkap dan uji skrining yang tepat
  2. Menetapkan catatan dasar tentang tekanan darah, urinalisis, nilai darah, serta pertumbuhan dan perkembangan janin yang dapat digunakan sebagai standar pembanding sesuai dengan kemajuan kehamilan
  3. Mengidentifikasi faktor resiko dengan mendapatkan riwayat detil kebidanan masa lalu dan masa sekarang
  4. Memberi kesempatan pada ibu dan keluarga untuk mengekspresikan dan mendiskusikan adanya kekhawatiran tentang kehamilan saat ini dan kehamilan yang lalu, proses persalinan, serta masa nifas
  5. Menganjurkan adanya pemeliharaan kesehatan masyarakat dalam upaya mempertahankan kesehatan ibu dan perkembangan kesehatan bayinya
  6. Membangun hubungan saling percaya karena ibu dan bidan adalah mitra dalam asuhan

 

Komponen Inti Perawatan Dasar

Komponen inti dari perawatan dasar adalah pelayanan yang harus diterima oleh semua wanita dan bayi baru lahir untuk memastikan, mendukung dan memelihara siklus persalinan dan periode nifas yang normal. Minimal, perawatan dasar meliputi hal-hal berikut:

  1. Menargetkan penaksiran untuk memastikan proses yang normal dalam siklus persalinan dan periode nifas, serta memudahkan pendeteksian dini komplikasi, kondisi kronis, dan masalah atau masalah potensial lainnya
  2. Menentukan setiap ketetapan perawatan untuk membantu memelihara proses yang normal, terdiri atas tindakan preventif, pelayanan supportif, informasi kesehatan dan konseling, serta kesiapan persalinan dan kesiapan perencanaan dalam menghadapi komplikasi

 

Pengkajian Data Ibu Hamil

Pada langkah pertama ini dikumpulkan semua informasi yang akurat dan lengkap dari berbagai sumber yang berkaitan dengan kondisi klien. Pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik. Anamnesis adalah pengkajian dalam rangka mendapatkan data tentang pasien melalui pengajuan pertanyaan-pertanyaan. Anamnesis dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu sebagai berikut:

1. Auto anamnesis

Adalah anamnesis yang dilakukan kepada klien langsung. Jadi data yang diperoleh adalah primer, karena langsung dari sumbernya

2. Allo anamnesis

Adalah anamnesis yang dilakukan kepada klien untuk memperoleh data tentang pasien. Ini dilakukan pada keadaaan darurat ketika pasien tidak memungkinakan lagi untuk memberikan data yang akurat.

Riwayat kesehatan perempuan akan memberikan informasi yang membantu tenaga kesehatan merencanakan pemeriksaan fisik dan melakukan beberapa tes dan rencana asuhan. Anamnesa juga memudahkan identifikasi mengenai ketidaknyamanan atau kekhawatiran umum dan kebutuhan khusus, serta mendeteksi tanda dan gejala abnormal untuk membantu memusatkan asuhan tambahan pada perawatan yang diperlukan. Rasionalisasi dari masing-masing elemen pengkajian ini akan dijelaskan sebagai berikut:

Elemen Pengkajian Subjektif

Rasionalisasi

Manyambut Ibu

 

Menyambut ibu dan seseorang yang menemani ibu Membuat ibu dan pasangan merasa nyaman, menjalin keakraban, mulai membuka hubungan saling percaya dengan ibu dan pasangan
Memperkenalkan diri kepada ibu Menumbuhkan rasa percaya klien pada bidan, menjalin keakraban
Pengkajian Biodata
Nama ibu Data ini digunakan untuk mengenali ibu, membantu menjalin hubungan keakraban dengan ibu, melengkapi identitas ibu
Usia ibu Data ini digunakan untuk deteksi dini komplikasi kehamilan di luar usia sehat kahamilan, yaitu pada usia terlalu tua atau terlalu muda
Pendidikan ibu Data ini diperlukan agar bidan dapat mengetahui tingkat intelektual ibu karena tingkat pendidikan mempengaruhi perilaku kesehatan seseorang, dan menyesuaikan konseling pada ibu dengan menggunakan bahasa yang sesuai dengan tingkat pengetahuan ibu
Pekerjaan ibu Data ini digunakan untuk mengetahui beban aktivitas ibu sehari-hari, (apakah ibu beraktivitas di luar rumah, berapa banyak ia berjalan, membawa beban berat atau tidak, aktivitas tersebut akan memengaruh terhadap kehamilannya atau tidak)Menentukan apakah ada keseimbangan antara beban fisik dari pekerjaan ibu dengan istirahat yang ibu lakukan dan dengan asupan makanan ibu
Agama Ibu Data ini digunakan untuk menentukan dukungan spiritual yang akan diberikan bidan, megetahui perintah atau larangan-larangan dalam agama yang berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan ibu sehari-hariData ini juga memudahkan bidan untuk melakukan pendekatan dalam asuhan kebidanan
Suku bangsa ibu Data ini digunakan untuk mengetahui adat istiadat/kebiasaan yang dilaksanakan oleh ibu, apakan adat/kebiasaan tersebut membahayakan kehamilan atau tidak
Nama suami Data ini digunakan untuk mengenali suami ibu, sebagai identitas suami
Pendidikan suami Data ini diperlukan agar bidan dapat menyesuaikan konseling pada ibu dan suami dengan menggunakan bahasa yang sesuai dengan tingkat pengetahuan ibu dan suami
Pekerjaan suami Data ini digunakan untuk mengetahui aktivitas pekerjaan suami ibu, apakah ibu dipenuhi kebutuhannya selama kehamilan, menaksir tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga
Agama suami Data ini digunakan untuk menentukan dukungan spiritual yang akan diberikan bidan, megetahui perintah atau larangan-larangan dalam agama yang berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan ibu sehari-hari
Suku bangsa suami Data ini digunakan untuk mengetahui adat istiadat/kebiasaan yang dilaksanakan oleh suami, apakan adat/kebiasaan tersebut membahayakan kehamilan ibu atau tidak
Pendapatan Data ini digunakan untuk menentukan status sosial ekonomi klien, dan menyesuaikan konseling yang diberikan (misalnya, jika keluarga klien memiliki pendapatan kecil, maka bidan akan menyesuaikan konseling nutrisi dengan harga yang terjangkau tapi dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan janin)
Alamat Data ini digunakan untuk mengukur jarak dari tempat tingal ibu ke tempat layanan kesehatan dan untuk mengetahui lingkungan tempat tinggal ibu (misal: apakah lingkungan tersebut lingkungan yang sehat, atau dekat dengan tempat pembuangan sampah sementara/akhir, potensi terkena bencana banjir, longsor, dll)
Nomor kontak (Telepon) Data ini digunakan untuk menghubungi ibu dan mengingatkan  kunjungan selanjutnya, menuntun perkembangan persiapan kelahiran dan penanganan komplikasi, dan memudahkan hubungan bila diperlukan dalam keadaan mendesak
Alasan Kunjungan
Keluhan utama yang dirasakan ibu Data ini digunakan untuk mengetahui keluhan yang dirasakan ibu secara fisik maupun psikologis sehingga klien datang ke tenaga kesehatan, mengidentifikasi keluhan tersebut adalah keluhan fisiologis/patologis, dan mendeteksi adanya tanda-tanda bahaya komplikasi yang mungkin muncul (misal: perdarahan pervaginam, anemia, dll)
Riwayat Menstruasi
Menarche Data ini digunakan untuk mengetahui keadaan dasar dari organ reproduksi klienPada umumnya wanita indonesia mengalami menarche sekitar umur 12-16 tahun
Haid (siklus) Data ini digunakan untuk membantu menghitung umur kehamilan dan tanggal taksiran persalinan. Pada umumnya siklus haid sekitar 22-32 hari
Haid (lama) Data ini digunakan untuk membantu menghitung umur kehamilan dan tanggal taksiran persalinan. Pada umumnya haid berlangsung antara 3-7 hari
Haid (volume) Data ini digunakan untuk membantu menghitung umur kehamilan dan tanggal taksiran persalinan. Terkadang akan sulit untuk mendapatkan data yang valid. Sebagai acuan biasanya bidan menggunakan kriteria banyak, sedang dan sedikit.
Haid (teratur/tidak) Data ini digunakan untuk mengetahui keadaan dasar dari organ reproduksi klien, dan dapat membantu menentukan umur kehamilan dan tanggal taksiran persalinan.Haid yang tidak teratur biasanya dipengaruhi oleh ketidakseimbangn hormon
Dismenorhea Data ini digunakan untuk mengetahui keadaan dasar dari organ reproduksi klien, dismenore yang dikeluhkan klien dapat menunjukkan diagnosis tertentu seperti kelainan anatomi uterus
Fluor albus Data ini penting untuk dikaji karena akan memberikan petunjuk bagi bidan mengenai organ reproduksi klien. Ada beberapa penyakit organ reproduksi yang berhubungan dengan personal hygiene klien, atau kebiasaan lain yang tidak mendukung kesehatan organ reproduksinya.Pada umumnya ditemukan sedikit fluor albus pada ibu hamil dengan warna bening kental, dan tidak berbau dan tidak gatal. Bila ditemukan selain tanda tersebut, kemungkinan menunjuk pada diagnosis tertentu
Riwayat Kehamilan Sekarang
HPHT Data ini digunakan untuk menentukan usia kehamilan dan tanggal taksiran persalinan
Gerakan Janin Data ini digunakan sebagai tanda pasti kehamilan, membantu menentukan tingkat kesejahteraan janin, .Perlu diwaspadai jika gerakan janin hilang atau berkurang ≤ 10 gerakan dalam 12 jam
Tanda-tanda bahaya/penyulit Data ini digunakan untuk membantu menentukan diagnosa/masalah dan menaksir diagnosa/masalah potensial yang kemungkinan terjadi pada ibu hamil
Imunisasi TT Data ini digunakan untuk membantu mendapatkan informasi apakah ibu dan bayinya telah memiliki proteksi dari penyakit tetanus toxoid.
Obat yang dikonsumsi Data ini digunakan untuk menganalisa apakah obat-obatan yang dikonsumsi oleh ibu akan membahayakan/menyebabkan kecacatan pada bayinya (teratogen) atau tidak
Kekhawatiran khusus Data ini digunakan untuk melihat apakah klien mengalami kekhawatiran tertentu yang akan berakibat pada kehamilannya, membantu bidan untuk menentukan konseling yang dibutuhkan oleh klien
Riwayat Kontrasespsi
Metode kontrasepsi yang pernah digunakan Data ini digunakan untuk menuntun bidan dalam menentukan informasi kesehatan dan konseling mengenai kontrasepsi yang tepat untuk klien sesuai dengan kondisi dan keinginan klien
Berapa lama kontrasepsi tersebut digunakan Data ini digunakan untuk menuntun bidan dalam menentukan informasi kesehatan dan konseling mengenai kontrasepsi yang tepat untuk klien sesuai dengan kondisi dan keinginan klien
Alasan berhenti Data ini digunakan untuk menuntun bidan dalam menentukan informasi kesehatan dan konseling mengenai kontrasepsi yang tepat untuk klien pada masa yang akan datang
Rencana penggunaan kontrasepsi yang akan datang Data ini digunakan untuk menuntun bidan dalam menentukan informasi kesehatan dan konseling mengenai kontrasepsi yang tepat untuk klien sesuai dengan kondisi dan keinginan klien
Riwayat Kehamilan yang Lalu
Jumlah kehamilan Data ini digunakan untuk membantu menentukan apakah jumlah kehamilan klien termasuk ke dalam kehamilan beresiko atau tidak, karena akan terjadi beberapa gangguan ketika ibu terlalu sering hamil
Jumlah abortus/keguguran Data ini digunakan untuk menentukan diagnosis kehamilan. Dapat juga digunakan untuk antisipasi kemungkinan abortus pada kehamilan selanjutnya
Jumlah kelahiran prematur Data ini digunakan untuk melihat kemungkinan adanya diagnosis tertentu dalam kehamilan yang lalu yang dapat menyebabkan kelahiran prematur dan dapat menjadi tindakan pencegahan kelahiran prematus selanjutnya
Persalinan dengan tindakan (SC, forceps, vakum) Data ini digunakan untuk membantu menentukan perencanaan asuhan yang akan diberikan sesuai dengan kebutuhan klien
Riwayat perdarahan Data ini digunakan untuk membantu bidan mengembangkan dan mengimplementasikan rencana asuhan yang ditujukan untuk mencukupi kebutuhan wanita dan mencegah komplikasi yang mungkin terjadi selama masa nifas
Kehamilan dengan tekanan darah tinggi Data ini digunakan untuk membantu mengantisipasi adanya diagnosa potensial yang mungkin muncul, yaitu pre-eklampsia
Berat bayi Data ini digunakan untuk membantu menentukan riwayat kesehatan ibu dalam kehamilan lalu yang menyebabkan berat bayi rendah atau besar, misalnya anemia atau DM
Riwayat Kesehatan
Masalah kardiovaskuler Data ini dapat digunakan sebagai penanda (warning) akan adanya penyulit pada masa hamil. Adanya perubahan fisik dan fisiologis pada masa hamil yang melibatkan seluruh sistem dalam tubuh akan memengaruhi organ yang mengalami gangguan.
Hipertensi Data ini dapat digunakan sebagai penanda (warning) akan adanya penyulit pada masa hamil. Adanya perubahan fisik dan fisiologis pada masa hamil yang melibatkan seluruh sistem dalam tubuh akan memengaruhi organ yang mengalami gangguan.
Diabetes Data ini dapat digunakan sebagai penanda (warning) akan adanya penyulit pada masa hamil. Adanya perubahan fisik dan fisiologis pada masa hamil yang melibatkan seluruh sistem dalam tubuh akan memengaruhi organ yang mengalami gangguan.
IMS/PMS Data ini dapat digunakan sebagai penanda (warning) akan adanya penyulit pada masa hamil. Adanya perubahan fisik dan fisiologis pada masa hamil yang melibatkan seluruh sistem dalam tubuh akan memengaruhi organ yang mengalami gangguan.
HIV/AIDS Data ini digunakan untuk mendeteksi hadirnya antibodi HIV yang mengindikasikan infeksi HIV. Tes HIV seharusnya dilakukan sedini mungkin selama kehamilan, dan beberapa wanita dapat memperoleh keuntungan dari mempelajari status HIV. Paa umumnya tes ini dikombinasikan dengan konseling pre-tes dan post-tes. Hasil yang positif akan memperkenankan wanita untuk mendapatkan asuhan tambahan untuk menjaganya tetap sehat, mencegah transmisi virus pada bayi dan pasangannya, dan membantunya membuat keputusan untuk masa depannya. Bidan dapat memberikan konseling pada wanita yang negatif HIV untuk tetap mempertahankan dirinya agar tidak terinfeksi.
Riwayat Sosial Ekonomi
Status perkawinan Data ini digunakan untuk menggambarkan suasana rumah tangga klien yang kemungkinan akan berpengaruh terhadap kehamilan (misalnya kehamilan tidak direncanakan, klien seorang janda, dll)
Respon ibu dan keluarga terhadap kehamilan Data ini akan menunjukkan kenyamanan psikologis klien. Adanya respon yang positif dari keluarga terhadap kehamilan akan mempercepat proses adaptasi klien dalam menerima perannya sebagai ibu
Dukungan keluarga Data ini akan menunjukkan kenyamanan psikologis klien. Adanya respon yang positif dari keluarga terhadap kehamilan akan mempercepat proses adaptasi klien dalam menerima perannya sebagai ibu
Aktivitas Sehari-hari
Nutrisi dan hidrasi Data ini penting untuk diketahui agar bidan mendapatkan gambaran bagaimana klien mencukupi asupan gizinya selama hamil, sehingga apabila ditemukan data yang tidak sesuai dengan standar pemenuhan, maka bidan dapat memberikan klarifikasi dalam pemberian pendidikan kesehatan mengenai gizi ibu hamil
Eliminasi Data ini digunakan untuk mengetahui kondisi pencernaan klien. Apakah klien mengalami gangguan yang akan berpengaruh pada kehamilannya atau tidak
Merokok/tidak Data ini digunakan untuk mendapatkan gambaran pola hidup klien/keluarga klien, ketika di lingkungan keluarga atau pasien sendiri adalah perokok, kemungkinan akan menimbulkan bahaya bagi janin karena racun yang terdapat dalam asap rokok, selain itu ibu dan janin juga akan mengalami kekurangan oksigen yang akan berakibat tidak baik pada kehamilan
Minum jamu/tidak Data ini digunakan untuk menggambarakan kebiasaan ibu dalam mengkonsumsi jamu, karena beberapa jamu akan memberikan efek teratogenik pada janin
Memelihara binatang/tidak Data ini menggambarkan lingkungan  klien, apabila klien memelihara binatang di dalam rumah, dikhawatirkan binatang tersebut akan membawa penyakit yang membahayakan kehamilan (misalnya virus TORCH)
Personal hygiene Data ini pentig untuk dikaji karena mempegaruhi kesehatan klien dan bayinya nanti. Jika kien memiliki kebiasaan yang kurang baik dalam perawatan kesehatan dirinya, maka bidan harus dapat memberikan bimbingan mengenai cara perawatan kebersihan klien dan bayinya sedini mungkin.
Aktivitas dan istirahat Data ini memberikan gambaran tentang seberapa berat aktivitas yang dilakukan klien sehari-hari. Jika kegiatan klien terlalu berat dikhawatirkan akan menimbulkan penyulit masa hamil
Hubungan seksual Data dari kebiasaan ini harus digali, walaupun privasi bagi klien, karena dalam beberapa kasus terjadi keluhan dalam aktivitas seksual. Jika terdapat keluhan mengenai gangguan tersebut, maka bidan sebaiknya membantu klien untuk mengatasi permasalahannya dengan konseling lebih intensif mengenai hal ini
Persiapan Persalinan
Tempat penolong persalinan Data ini digunakan untuk membantu memutuskan tempat persalinan yang tepat dan aman untuk klien, apabila klien memutuskan untuk melakukan persalinan di dukun/paraji, maka bidan dapat memberikan konseling mengenai tempat persalinan yang aman sesuai dengan kebutuhan klien
Persiapan dana dan transportasi Data ini digunakan untuk menggambarkan persiapan persalinan yang telah dilakukan klien, apabila klien belum mempersiapkan dana dan/atau transportasi, maka bidan diharapkan untuk dapat memberikan informasi mengenai pentingnya persiapan persalinan untuk menimbulkan perasaan aman pada klien
Persiapan donor darah Data ini digunakan untuk menggambarkan persiapan persalinan yang telah dilakukan klien, apabila klien belum mempersiapkan donor darah, maka bidan diharapkan untuk dapat memberikan informasi mengenai pentingnya persiapan persalinan untuk menimbulkan perasaan aman pada klien. Hal ini diperlukan untuk berjaga-jaga apabila terjadi perdarahan atau komplikasi lain dimana klien memerlukan transfusi darah dengan segera
Pengambil keputusan Data ini digunakan untuk menentukan siapa yang akan mengambil keputusan, terutama dalam keadaan darurat

 

Elemen Pengkajian Objektif

Rasionalisasi

Keadaan Umum (cara berjalan, kebersihan badan, respon terhadap pemeriksaan, kesadaran) Data ini digunakan untuk menggambarkan keadaan klien secara keseluruhan, dan menggambarkan tingkat kesadaran klien. Apabila pada wajah klien terlihat pucat kebiruan (sianosis) maka mengindikasikan adanya distress pernafasan
Tanda-Tanda Vital
Tekanan darah Data ini digunakan untuk membantu menentukan diagnosa dan diagnosa potensial yang mungkin terjadi. Tekanan darah tinggi dapat mengindikasikan kemungkinan terjadinya pre-eklampsi.Tekanan darah pada ibu hamil tidak boleh mencapai 140 sistolis atau 90 diastolis
Nadi Data ini digunakan untuk membantu menentukan diagnosa dan daignosa potensial yang mungkin terjadi. Takikardi (≥110 denyut permenit) akan mengindikasikan dehidrasi, kekhawatiran, kelelahan, atau masalah serius lainnya (misal anemia, syok, infeksi, penyakit jantung)
Respirasi Data ini menggambarkan keadaan ibu hamil, dimana terjadinya respirai abnormal, dengkuran pernafasan, nafas terengah-engah, atau pernafasan irregular mungkin mengindikasikan distress pernafasan atau masalah pernafasan lain.
Suhu Data ini digunakan untuk menentukan kesehatan ibu hamil, jika terdapat demam (diatas 37,5⁰C di aksila) atau hipotermia (dibawah 36,5⁰C di aksila) mungkin mengindikasikan adanya infeksi, bahaya lingkungan, atau kondisi serius lainnya
Pemeriksaan fisikWajah
ekspresi wajah Data ini digunakan untuk membantu menganalisa penerimaan ibu terhadap kehamilannya, adakah kekhawatiran atau ketakutan, atau bahkan menerima dengan baik
Ada oedema/tidak Oedema pada wajah dapat mengindikasikan tanda bahaya kehamilan, dan bidan dapat merujuk klien ke pelayanan kesehatan yang lebih tinggi
Warna konjungtiva Warna konjungtiva yang pucat dpat mengindikasikan adanya anemia karena kekurangan protein dan Fe untuk pembentukan eritrosit, pemeriksaan terhadap anemia perlu diteguhkan dengan pemeriksaan kadar Hb di laboratorium.Warna konjungtiva normal adalah merah muda dan terlihat pembuluh darah kecil dan halus
Warna sklera Warna sklera normal adalah putih pucat, warna sklera yang kemerahan atau kuning dapat mengindikasikan adanya diagnosa lain seperti hepatitis atau adanya infeksi
Kebersihan mulut Kebersihan mulut akan menggambarakan personal hygiene klien, adanya sariawan mungkin akan menimbulkan ketidaknyamanan pada ibu hamil
Karies gigi Karies gigi akan menyebabkan ketidaknyamanan pada ibu hamil, apabila bidan menemukan adanya karies gigi, maka bidan dapat menganjurkan klien untuk datang ke dokter gigi dan memeriksakan keadaan giginya. Adanya gigi yang berlubang juga dapat menjadi pintu masuk mikroorganisme dan dapat beredar secara sistemik
Leher
Pembesaran kelenjar limfe atau kelenjar tiroid Pembesaran kelanjar limfe dapat mengindikasikan terjadinya infeksi pada tubuh klien
Payudara
Bentuk (simetris/tidak) Ukuran payudara yang tidak simetris (biasanya salah satu payudara berukuran lebih besar daripada yang lain) tetapi dengan kontur yang sama adalah normal dan merupakan tahap awal perkembangan.Ketidaksimetrisan kontur payudara, misalnya tonjolan atau lesung pada kontur menunjukkan ke-abnormalan dan perlu dikonsultasikan ke dokter
Hiperpigmentasi areola Hiperpigmentasi areola merupakan salah satu tanda dugaan kehamilan dan merupakan proses fisiologis kehamilan akibat peningkatan hormon hCG, bidan dapat memberikan konseling mengenai perubahan fisiologis selama kehamilan
Kebersihan puting Kebersihan puting merupakan hal penting yang harus diperhatikan dalam rangka persiapan laktasi bagi ibu hamil. Jika terdapat puting yang kotor, sebaiknya dilakukan pembersihan menggunakan minyak zaitun dan air hangat
Massa pada payudara Adanya massa pada payudara dapat mengindikasikan keabnormalan dan perlu dicurigai adanya tumor atau keganasan
Abdomen
Pemeriksaan adanya Striae dan linea nigra Striae merupakan hal fisiologis dalam kehamilan yang terjadi karena adanya peregangan jaringan kulit perut.
Luka bekas operasi Data ini digunakan untuk memastikan perkembangan dan impementasi dari rencana perawatan yang ditujukan untuk kebutuhan wanita dan mencegah terjadinya komplikasi pada saat persalinan
TFU Data ini digunakan untuk membantu memastikan umur kehamilan, mendeteksi adanya kelainan.TFU normal berdasarkan MacDonald adalah +- 2cm dari umur kehamilan (minggu)
Pemeriksaan Leopold Membantu menentukan TFU, letak, posisi, presentasi janin, serta memastikan apakah bagian terbawah janin sudah masuk pintu atas panggul atau belum, serta Menentukan apakah ada kelainan letak janin atau tidak
DJJ Data ini digunakan sebagai tanda pasti kehamilan, menentukan kesejahteraan janin. DJJ janin normal berkisar antara 120-160 denyut permenit.Apabila ditemukan DJJ lebih atau kurang dari angka normal, perlu diwaspadai terjadinya fetalis stress
Ekstremitas
Edema Oedema dalam kehamilan dapat disebabkan oleh toxameia gravidarum atau oleh tekanan rahim yang membesar pada vena-vena dalam panggul yang mengalirkan darah dari kaki, tetapi juga oleh hypovitaminose B1, hypoproteinemia dan penyakit jantung
Varises Munculnya varises pada kehamilan merupakan hal fisiologis yang terjadi akibat penekanan vena oleh pembesaran uterus sehingga vena tampak meliuk-liuk
Refleks patella Refleks patella negatif dapat mengidikasikan terjadinya hypovitaminose B1 dan penyakit urat saraf
Genitalia
Kebersihan vulva Adanya bau tidak sedap pada vagina dapat mengindikasikan terjadinya infeksi. Kebocoran urin/feses dari vagina dapat mengindikasikan adanya vistula.Normalnya terdapat sedikit fluor albus yang berwarna bening kental, tidak berbau dan tidak terasa gatal
Ada varises vulva/tidak Varises pada vulva dapat mengakbatkan penyulit selama kehamilan dan persalinan. Normalnya tidak terdapat varises pada vagina
Pemeriksaan massa/kista Adanya massa atau kista dikhawatirkan sebagai indikasi adanya keganasan

 

Elemen Pengkajian Laboratorium

Rasionalisasi

Pemeriksaan Hb Pemeriksaan Hb diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan anemia yang akan berakibat pada komplikasi pada saat persalinan. Hasil dari pemeriksaan kadar Hb ini akan menentukan rencana asuhan yang diberikan, dan konseling mengenai konsumsi tablet Fe pada ibu hamil.Hb normal pada ibu hamil adalah ≥11,0 gr% pada trimester 1 dan 3, dan ≥10,5 pada trimester 2
Pemeriksaan protein urine Pemeriksaan ini digunakan untuk mendeteksi kemungkinan preeklampsi. Pemeriksaan ini terutama dilakukan pada trimester 2, dimana besar kemungkinan terjadinya preeklampsi.Normalnya pemeriksaan proteinurine ini menunjukkan hasil negatif.
Pemeriksaan glukosa urine Pemeriksaan ini digunakan untuk mendeteksi kemungkinan diabetes. Pemeriksaan ini juga terutama dilakukan pada trimester2.Normalnya pemeriksaan glukosa urine ini menunjukkan hasil negatif.
Pemeriksaan USG Pemeriksaan USG dilakukan untuk memastikan keberadaan janin, letak dan posisi janin, menghitung denyut jantung janin, dan mendeteksi terjadinya kelainan kongenital yang dapat terlihat oleh alat USG, serta untuk memantau perkembangan janin dalam kandungan.
Pemeriksaan rontgen Pemeriksaan rontgen dilakukan untuk melihat tulang belakang janin, melihat letak dan posisi janin.

 

Referensi:

Sulistya, Ari. 2009. Asuhan Kebidanan pada Masa Kehamilan. Jakarta: Salemba Medika

Sastrawinata, Sulaiman. 1983. Obstetri Fisiologi. Bandung: Penerbit Eleman

Walsh, Linda. 2007. Buku Ajar Kebidanan Komunitas. Jakarta: Penerbit EGC

Varney, Hellen. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Volume 2. Jakarta: Penerbit EGC

JPHIEGO. Basic Maternal and Newborn Care

http://pondokibu.com/dampak-anemia-terhadap-ibu-hamil-dan-janin.html, diakses pada tanggal 23 September 2012

Tags: , , , , , , , , ,

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Leave a Reply